PRODUCTION PLANNING & INVENTORY CONTROL (PPIC)

Jadwal

Tgl 4 – 5 January, 2021

Tgl 15 – 16 April 2021
Tgl 21 – 22 Juli 2021

Tgl 7 – 8 Oktober 2021

Latar Belakang

Industri manufaktur dituntut untuk melakukan perbaikan proses guna mencapai efisiensi, kualitas dan pengiriman tepat waktu. Sistem manajemen perencanaan (Production Planning & Inventory Control) yang baik merupakan kunci sukses industri manufaktur dalam bersaing.

Sering terjadi master schedule yang dibuat PPIC tiba-tiba diubah oleh sales dengan alasan permintaan customer. Hal ini menyebabkan terjadinya chaos,  muncul WIP (work in process) di produksi, meningkatnya permintaan mendadak ke supplier, meningkatnya overtime, keterlambatan pengiriman ke customer yang pada akhirnya menurunkan kepercayaan customer.

Hal ini dapat dicegah dengan melakukan proses sales & operation plan sebagai dasar untuk menyeimbangkan demand & kapasitas.

Program pelatihan ini memberikan konsep, prinsip dan praktek penerapan PPIC dengan contoh kasus menarik, sehingga didapatkan jadwal produksi yang stabil dan tetap dapat memenuhi permintaan customer.

Sasaran Pelatihan

  • memahami proses perencanaan dalam manufacturing
  • memahami beberapa jenis perencanaan dalam manufacturing untuk make to stock, make to order & assembly to order
  • memahami proses menyeimbangkan demand dan supply
  • memahami proses membuat master production schedule (MPS)
  • memahami proses menghitung rough cut capacity plan dalam memeriksa feasibility master production schedule
  • memahami cara menghitung available to promise (ATP)
  • memahami bill of material
  • memahami proses material requirement planning (MRP)
  • memahami proses detail capacity plan di masing-masing work center

Garis Besar Materi

  • master planning of resource: proses perencanaan dalam manufacturing
  • karakteristik beberapa jenis manufacturing: make to stock, make to order & assembly to order
  • sales operation planning untuk menyeimbangkan demand & supply dalam product family
  • latihan membuat product family forecasting
  • latihan menghitung kebutuhan kapasitas agregat (resource requirement plan)
  • master scheduling: memecah production plan dari S&OP menjadi jadwal untuk masing2 item
  • menghitung kebutuhan kapasitas (rough cut capacity planning)
  • latihan membuat master production schedule
  • latihan menghitung rough cut capacity plan
  • menghitung available to promise (ATP) sebagai alat membuat janji dengan customer
  • menentukan time fence (batas perubahan) berdasarkan planning horizon
  • contoh kasus kalau ada perubahan customer (order tambahan)
  • proses material requirement planning: menentukan kebutuhan material (priority plan, qty komponen & waktu)
  • detail capacity plan di masing2 work center
  • proses menentukan prioritas di work center
  • input output control: menghitung loading hours di suatu work center

Metode Pelatihan

Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah presentasi, workshop, studi kasus, latihan dan konsultasi interaktif.

Peserta Pelatihan

  • Manufacturing Manager  
  • Production Planner
  • Material Manager
  • Material controller
  • Master scheduler
  • Demand planner
  • Sales manager

Durasi

Dua hari (08.30 – 16.30)